X

HIBURAN Dua Panda Terakhir di Jepang Akan Dipulangkan ke China, Ribuan Pengunjung Padati Kebun Binatang Ueno

10 Januari 2026 21:55 | Oleh Tim DKYLB 01

Suasana haru menyelimuti Kebun Binatang Ueno, Tokyo, setelah pihak pengelola mengumumkan rencana pemulangan dua panda raksasa terakhir Jepang, Xiao Xiao dan Lei Lei, ke China. Panda kembar berusia empat tahun itu dijadwalkan kembali ke negara asalnya pada akhir Januari 2026, lebih awal dari tenggat perjanjian yang berakhir pada 20 Februari 2026. Sehari setelah pengumuman tersebut, ribuan orang berdatangan ke kebun binatang untuk melihat langsung kedua panda yang telah menjadi ikon dan daya tarik utama selama beberapa tahun terakhir. Antrean panjang terlihat sejak pagi hari, sementara banyak pengunjung mengenakan atribut bertema panda, mulai dari topi hingga tas. Seorang pengunjung, Hiroyo Kashio (60), mengaku sedih atas kepulangan Xiao Xiao dan Lei Lei. “Saya ingin mereka tinggal di Jepang selamanya. Walaupun saya tahu mereka milik China, karena lahir di sini, saya benar-benar berharap mereka bisa tetap di Kebun Binatang Ueno,” ujarnya. Xiao Xiao dan Lei Lei lahir di Kebun Binatang Ueno pada Juni 2021. Sejak kedua induknya dipulangkan ke China pada tahun lalu, keberadaan panda kembar ini menjadi satu-satunya representasi panda raksasa di Jepang. Kepulangan mereka nantinya akan membuat Jepang tidak lagi memiliki panda untuk pertama kalinya sejak 1972, tahun ketika Jepang menormalisasi hubungan diplomatik dengan China. Kepala perawatan dan pameran hewan Kebun Binatang Ueno, Hitoshi Suzuki, mengatakan kelahiran panda kembar tersebut membawa dampak besar, tidak hanya bagi kebun binatang, tetapi juga secara emosional bagi masyarakat. “Mereka memberi kami banyak pengalaman berharga. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mereka,” katanya. Pemulangan panda ini juga terjadi di tengah hubungan China dan Jepang yang belakangan diwarnai ketegangan geopolitik. Meski demikian, pemindahan Xiao Xiao dan Lei Lei disebut telah lama direncanakan sebagai bagian dari kesepakatan peminjaman panda.

China dikenal memiliki praktik “diplomasi panda”, yakni meminjamkan panda ke negara lain sebagai simbol persahabatan. Namun, sesuai perjanjian, panda yang dipinjam termasuk anak yang lahir di luar negeri akan dikembalikan ke China ketika masa pinjamannya berakhir. Mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung hingga hari terakhir keberadaan panda pada 25 Januari 2026, pihak Kebun Binatang Ueno mulai membatasi waktu kunjungan ke paviliun panda menjadi sekitar satu menit per orang. Selain itu, sistem pemesanan daring akan diberlakukan, dan pada 12 hari terakhir akan dilakukan undian untuk menentukan pengunjung yang berhak masuk. Sejumlah pengunjung berharap agar panda tidak dijadikan bagian dari dinamika politik. “Panda adalah simbol persahabatan antara Jepang dan China. Saya berharap suatu hari nanti mereka bisa kembali,” ujar Kashio.


Keesa Rianty (7024210068)

https://www.youtube.com/watch?v=6pImUchn7YM


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh