X

HIBURAN Kucing yang Ternyata Nenek Moyangnya Juga Seorang Pelaut

10 Januari 2026 13:03 | Oleh Tim DKYLB 01

Dkylb.com, Sabtu (10 Januari 2026) – Hewan satu ini adalah sahabat banyak orang yang selalu menemani di setiap waktu baik itu di dalam rumah maupun di tempat lain.

 

Kucing yang selalu kita temukan setiap hari adalah hewan yang sangat lucu dan bisa membuat siapapun yang melihatnya berkeinginan untuk bermain bersamanya.

 

Dan oleh karena itu, kucing banyak dipelihara oleh orang yang dimana di setiap rumah orang yang kita kunjungi, kita biasanya selalu menemukan hewan ini.

 

Hewan yang merupakan saudara jauh dari harimau ini tentunya merupakan hewan berjenis mamalia juga yang artinya ia adalah hewan yang melahirkan.

 

Mungkin ketika orang memikirkan tentang kucing, mereka sudah pasti tidak akan asing lagi dengan ciri-ciri hewan satu ini.

 

Tetapi apakah orang mengetahui bagaimana kucing bisa ada di Indonesia?

 

Dilansir dari era-pos, kucing sebenarnya bisa masuk ke Indonesia karena hewan menggemaskan satu ini awalnya dibawa oleh orang-orang Arab ketika mereka datang ke Indonesia untuk melakukan perdagangan pada abad ke-7 Masehi.

 

Selain itu, orang-orang Portugis dan Eropa yang di masa lalu pernah mengkolonisasi Indonesia juga dikatakan sebagai orang-orang yang membawa kucing ke Indonesia.

 

Hal ini diperkuat dengan pernyataan dari seorang peneliti yang bernama Ottoni.

 

Dilansir dari detik.com, Ottoni melakukan ppengujian DNA terhadap nenek moyang dari kucing yang dimana ia temukan banyak DNA tersebut di area pelabuhan yang menunjukkan jika kucing melakukan perjalanan menggunakan kapal.

 

Kucing menjadi hewan untuk melakukan perlawanan terhadap berbagai parasit seperti tikus di dalam kapal sehingga kemana kapal itu berlabuh, kucing yang ada di dalam kapal itu juga pada saat itu turun ke daratan.

 

Hal tersebut menunjukkan bagaimana kucing bisa ada di seluruh benua, termasuk benua Asia khususnya Indonesia.

 

Dilansir dari RRI.co.id, kucing awalnya adalah hewan yang tinggal di Timur Tengah khususnya di Mesir dan Mesopotamia kurang lebih 10.000 tahun yang lalu yang dimana kucing memiliki tugas untuk memusnahkan tikus yang ada di dalam bangunan pertanian orang-orang Mesir dan Mesopotamia tersebut karena kedua peradaban tersebut adalah peradaban yang memiliki kehidupan yang hubungannya dekat dengan pertanian.

 

Jadi kucing sebenarnya adalah hewan yang dimana nenek moyang mereka dulunya melakukan pelayaran sehingga bisa sampai di banyak daratan yang ada di bumi.

 

(Hafizh Al Karim)

 

Sumber :

Era-pos.com, detik.com, RRI.co.id.

 

Sumber Foto :

RRI.co.id.