X

GAYA HIDUP Kuota Haji Reguler 2025 99% Sudah Terisi, Total Sebanyak 201.012 Jemaah

11 April 2025 17:22 | Oleh Slamet Supriyadi

PENUTUR.COM – Direktur Layanan Haji Dalam Negeri, Muhammad Zain menyampaikan hingga Kamis, 10 April 2025 atau lima hari sebelum ditutup, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler 1446 H/2025 M sudah terisi hampir 99 %.

“Ada 201.012 jemaah yang sudah melunasi biaya haji reguler hingga sore ini,” ujar Muhammad Zain.

Dari 203.320 total kuota, 98,86 % sudah terisi. Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota, terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

“Mereka yang melunasi terdiri atas 177.798 jemaah berhak lunas tahun ini. Selain itu, ada 21.504 jemaah yang awalnya masuk dalam cadangan, 1.498 petugas haji daerah atau (PHD), dan 212 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, ” ujar Zain dirilis humas Kemenag, Kamis (10/4).

Dia harap sisa waktu pelunasan setelah lebaran ini bisa dioptimalkan oleh jemaah untuk melunasi biaya haji regulernya sehingga seluruh kuota bisa segera terserap. Selain pelunasan, Direktorat Layana Haji Dalam Negeri kini juga sudah mengurus kesiapan dokumen jemaah.

“Proses ini diperlukan sebagai bagaian dari tahapan pengurusan visa jemaah melalui e-Hajj. Dokumen jemaah secara beratahap juga sudah kita proses. Sehingga, jika proses penerbitan visa melalui e-Hajj sudah dibuka, maka kita sudah bisa langsung memprosesnya,” tandas Muhammad Zain.

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 H. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 1 Mei 2025.

Sehari berikutnya, secara bertahap jemaah calon haji akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari embarkasi masing-masing.

 


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh