X

GAYA HIDUP Dahsyatnya tragedi kebakaran yang melanda Kemayoran dan Glodok masih terasa mengerikan dan traumatis

23 Januari 2025 10:03 | Oleh Tim DKYLB 01

DKYLB.com, Kamis (23/1/2024) - Kebakaran yang melanda kawasan Kemayoran demikian dahsyat.

Peristiwa itu mengakibatkan kalangan warga kehilangan barang berharga selain tempat tinggal mereka. 

Baca Juga: Review Liga Champion Liverpool masih sempurna sapu bersih dengan hancurkan 10 pemain Lille di Anfield berkat gol dari Mo Salah dan Elliot

Tampak sejumlah warga yang menjadi korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta  Pusat, mengais sisa-sisa barang yang masih bisa dimanfaatkan seperti  besi, tembaga, dan perabotan yang masih laku dijual.

Barangkali sudah sulit menemukan lagi barang berharga karena hampir semuanya sudah terbakar sedikitnya rusak dan menjadi tidak berharga lagi.

Warga yang menjadi korban kebakaran di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa hampir seluruh barang berharga yang dimiliki hangus terbakar.

Kini warga hanya bisa mengambil besi, dan seng bekas rumahnya yang masih laku dijual.

"Semuanya hangus tinggal ini saja sisa kebakaran yang mungkin bisa dijual," katanya.

Ia mengaku, hanya bisa menyelamatkan sepeda motor saja, sedangkan yang lainnya tidak bisa terselamatkan dan hangus terbakar.

Senada  dengan itu, warga lainnya juga tampak sedang menggali abu untuk mencari tiga  cincin yang tidak sempat dibawa ketika peristiwa kebakaran Selasa dini  hari menghanguskan 500 lebih rumah itu.

"Sedang mencari cincin."

"Semoga masih rezeki," kata dia.

Bukan hanya mereka berdua, tetapi sejumlah warga yang  rumahnya hangus terbakar sebagian besar mencari puing-puing yang laku  dijual.

Bahkan pada waktu yang sama para pengepul barang bekas pun ramai-ramai membeli sisa barang bekas para korban kebakaran.

Sebelumnya,  Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat mendirikan sejumlah tenda  bagi para pengungsi akibat kebakaran permukiman padat penduduk di  Kemayoran, yang menghanguskan 500 lebih rumah.

"Kami sedang mempersiapkan segala bentuk pelayanan kepada korban," Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.

Menurut  dia, saat ini petugas dari TNI, Polri, BPBD, Sudinsos, dan lainnya  sedang mendirikan tenda darurat pada ruas jalan di sekitar lokasi  terjadinya kebakaran.

Arifin menyatakan belum dapat memastikan sampai kapan para  korban ditempatkan di tenda pengungsian, yang jelas untuk sementara  mereka bisa berteduh terlebih dahulu, demikian dilansir Antara.

Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat, Selasa dini hari.

Sedikitnya, dilaporkan Antara, sejumlah 543 rumah ludes terbakar.

Seorang warga mengaku, sebelum kebakaran terjadi sempat melihat 2 pria tak dikenal masuk ke permukiman warga membawa jeriken.

Meski demikian, spekulasi terkait ada yang sengaja membakar kawasan Kemayoran ini masih belum bisa dipertanggungjawabkan.

Belum ada keterangan bahwa peristiwa yang terjadi karena sengaja dibakar seperti desas desus yang disemburkan sebagian warga.

Sebelumnya kebakaran melanda kawasan Glodok yang memicu duka nestapa dari kalangan korban bahkan saking tragisnya, peliput di Glodok sampai menangis karena tidak bisa menahan air mata kesedihannya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa peristiwa kebakaran itu memang sangat menyedihkan.

Belum ada keterangan bahwa peristiwa yang terjadi karena sengaja dibakar seperti desas desus yang disemburkan sebagian warga.

Warga yang tidak bisa merasakan kesedihan yang dialami oleh kalangan korban karena memang mereka tidak menjadi korban seperti dirasakan para korban.

Apalagi yang sampai kehilangan orang yang dicintainya karena menjadi korban tewas di peristiwa kebakaran yang melanda kawasan Glodok itu.


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh