X

GAYA HIDUP Gol tangan iblis Kai Havertz batal berdampak Arsenal gagal raih angka penuh ini penjelasannya disertai video buktinya

19 Januari 2025 20:45 | Oleh Tim DKYLB 01

DKYLB.com, Ahad (19/1/2025) - Arsenal protes keras saat gol tangan iblis Kai Havertz tidak disahkan wasit di laga bigmatch, Ahad.

Dua tim papan atas, Arsenal dan Aston Villa sedang berjuang meraih angka penuh.

Para pendukung Arsenal sedang uring-uringan setelah gol Kai Havertz dengan menggunakan tangan kanannya kepergok wasit.

Gol itu dibatalkan akibatnya membuyarkan harapan Mikel Arteta dan Arsenal.

Karena, jika diizinkan, gol itu bisa seperti gol tangan iblisnya Diego Maradona jika disahkan di tahun 1986 lalu.

Gol tangan iblis Maradona dikenal sebagai gol yang tidak sportif dan menodai olahraga terbesar sejagat ini meski menghadiahkan Argentina Piala Dunia.

Akibatnya gol ketiga yang bisa memberikan tiga angka akhirnya hancur lebur.

Faktanya, Arsenal memang lebih kecanduan main tangan dari pada main sepak bola.

Misalnya handball Odegaard saat menghadang bola Liverpool.

Seharusnya di match ini, Odegaard kena kartu merah karena main tangan.

Jelas sekali Mikel Arteta lebih menghalalkan segala cara untuk meraih angka akibatnya tim London ini kesulitan untuk menang apalagi jadi juara.

Dengan tabungan satu pertandingan belum dimainkan Liverpool selisih angka kedua tim ini bisa menjadi sembilan angka.

Liverpool masih belum memainkan satu pertandingan melawan tim papan bawah, Everton.

Bahkan, Arsenal sedang kewalahan karena tim lain seperti Chelsea, Nottingham Forest, bahkan Manchester City bisa menggeser posisi mereka di empat besar atau tiket buat meraih kompetisi Liga Champion.


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh