X

DEPOK Rekayasa Lalin Exit Tol Margonda 1 Dinilai Efektif, Warga Usul Diterapkan Permanen

07 Oktober 2025 14:05 | Oleh Tim DKYLB 01

Dalam rangka mengurangi kepadatan kendaraan pada area keluar tol, langkah rekayasa lalu lintas exit tol Margonda kini diterapkan sebagai sebuah upaya konkret untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.


Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah Kota Depok untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan di sekitar akses Tol.


Rekayasa Lalu Lintas Exit Tol MargondaBerdasarkan artikel yang diterbitkan berita.depok.go.id, penerapan rekayasa lalu lintas exit tol Margonda mulai diuji coba sejak Selasa 28 Oktober 2025 dan kembali dilaksanakan pada Rabu 29 Oktober 2025.Skema baru ini mengarahkan kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Margonda 1 langsung menuju Jalan Juanda, tanpa melalui lampu merah di Jalan Margonda Raya seperti sebelumnya.Petugas dari Dinas Perhubungan Kota Depok bersama Satlantas Polres Metro Depok memasang barrier untuk membelokkan kendaraan secara paksa ke arah kanan menuju Jalan Juanda.Langkah tersebut dilakukan karena arus dari arah utara ke selatan sering terhambat oleh kendaraan yang keluar tol dan melakukan putar balik di titik tersebut.Pengalihan penuh ke Jalan Juanda membantu menghindari titik penyempitan di mana sebelumnya kendaraan tol dan kendaraan kota bertemu secara langsung.Kepala Bidang Bimbingan Keselamatan dan Ketertiban Dishub Kota Depok menyebut bahwa bila skema ini terbukti efektif, maka sistem rekayasa lalu lintas exit tol Margonda dapat diterapkan secara permanen atau diperluas ke titik kemacetan lain.Pengalihan ke Jalan Juanda dinilai membuat akses dari tol ke kota lebih mulus, tanpa melalui zona lampu merah yang sering membuat antre panjang.Pemerintah kota Depok menegaskan komitmen untuk terus melakukan evaluasi dan koordinasi agar sistem baru ini berjalan lancar dan aman.Dengan pengaturan arus yang baik, diharapkan mobilitas di koridor utama kota dapat meningkat, mendukung aktivitas ekonomi dan keseharian warga.

Dengan demikian, rekayasa lalu lintas exit tol Margonda menjadi salah satu pilihan strategis dalam menangani kemacetan di daerah padat lalu lintas.

DEPOK, KOMPAS.com — Rekayasa lalu lintas bagi kendaraan yang keluar dari exit tol Margonda 1 diterapkan pagi ini, Kamis (30/10/2025), untuk mengurangi kepadatan di Jalan Margonda Raya.
Sistem pengaturan ini menyalurkan kendaraan dari tol ke jalur khusus sehingga tidak bersinggungan dengan arus kendaraan dari arah Jakarta. Pemantauan Kompas.com di lokasi selama satu jam, dari pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, terdapat polisi mengarahkan mobil yang baru keluar tol agar belok ke kiri masuk Jalan Juanda. Baca juga: Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Pintu Keluar Tol Margonda 1 Setiap Pagi dan Sore Hal itu membuat mobil dari tol tidak bersinggungan dengan kendaraan yang sedang melaju dari arah Jakarta ke Depok sebab diberi jalur khusus.
Meski volume kendaraan masih padat, arus di Jalan Margonda Raya menuju Balai Kota terlihat lebih tertib.
Kendaraan dari tol memang membuat kepadatan di Jalan Juanda meningkat, dengan antrean mobil mengular sekitar 100–200 meter sebelum titik putaran balik. Sekitar pukul 08.20 WIB, polisi mulai mengangkat cone atau barrier sebagai tanda rekayasa lalu lintas untuk sif pagi berakhir. Berselang 15 menit, antrean mobil dari exit tol mulai menumpuk menunggu lampu merah atau belok ke Jalan Juanda, sehingga sempat menimbulkan sedikit kesemrawutan di lokasi. Para pengendara motor tampak menyalip dari antrean mobil yang hendak melaju ke lampu merah. Seorang warga, Gege, menilai rekayasa lalu lintas pagi ini cukup efektif mengurangi kekacauan di depan exit tol.
“Kalau macet mah masih ada banget, tapi yang lumayan bantu jadinya mobil di tol tuh enggak langsung ke lampu merah, enggak tabrakan sama kendaraan dari Jakarta,” ucap Gege saat ditemui di lokasi. Gege menambahkan, pengaturan jalan seperti ini sebaiknya diterapkan setiap hari, karena kehadiran petugas di lapangan membuat pengendara lebih tertib. “Kalau bisa setiap hari setiap waktu gitu malah bagus, soalnya kan kalau ada petugas di jalan justru pengendara baru segan,” tambahnya. Sebagai informasi, polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk kendaraan yang keluar dari exit Tol Margonda 1, Kota Depok.
Rekayasa lalu lintas ini masih dalam tahap uji coba dan diterapkan setiap pagi dan sore, mulai pukul 06.00–09.00 WIB dan 16.30–21.00 WIB.
Kanit Turjawali Polres Metro Depok AKP Elni Fitri menjelaskan, kendaraan yang diarahkan ke Jalan Juanda nantinya dapat putar balik di Medan Sembilan (simpang Erablue) sebelum melanjutkan perjalanan ke Jalan Margonda Raya arah selatan atau Balai Kota. “Di putaran Juanda nanti putar balik di Medan Sembilan untuk mereka yang ke arah selatan,” jelas AKP Elni Fitri.

(Juqni Isnain Nuridin)

Sumber:

kumparan.com

kompas.com


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh