X

TANGSEL Motif Pembunuhan Mayat di Pamulang Terungkap, Pelaku Mengaku Sakit Hati Kerap Dimarahi Korban

13 Mei 2024 17:55 | Oleh Slamet Supriyadi

DKYLB.COM (13/5/2024) – Kasus pembunuhan terhadap mayat yang dibungkus kain sarung di Pamulang mulai menemukan titik terang.

Polisi akhirnya mengungkap motif yang dilakukan terduga pelaku pembunuhan yakni FA (23) lantaran sakit hati.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully mengatakan pelaku yang merupakan keponakan korban AH (32) sakit hati lantaran kerap dimarahi korban.

"Kalau motifnya itu dia sakit hati, jadi sih pelaku ini kan masih ponakan, kan dia kerja bareng sih korban jaga toko (warung) Madura. Ditegur, sering ditegur," katanya kepada awak media, Senin (13/5).

"Ditegur, sering ditegur," jelasnya, sembari menjelaskan bahwa salah satunya, korban sempat memarahi pelaku ketika FA tengah tidur.

"Jadi dia itu sering dimarahi, itu kan tokonya dua puluh empat jam, merasa sudah kerja bagus tidur shubuh-shubuh dibangunin sambil bilang 'lu kerja lu cuma tidur jangan jangan disini' begitu," paparnya.

Diketahui, kasus penemuan jasad dibungkus sarung di Perumahan Makadam, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan, menghebohkan warga.

Sebelum dibuang dan dibungkus pakai sarung, korban digorok dengan golok milik pedagang kelapa.

"Pakai golok. itu golok buat motong kelapa. Jadi di di sebelah kiri Warung Madura itu ada yang jualan kelapa," ujarnya.

Polisi menjelaskan bahwa korban kemungkinan diduga dibunuh pada Jumat (10/5) sore, sedangkan jasadnya dibuang pada malam hari.

"Itu dia hari Jumat sore sekitar jam empatan, dibuang jam sembilan malam," terangnya.


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh