X

BEKASI Bekasi Menjadi Kawasan Paling Diminati Investor, Dari Industri Perumahan Hingga Otomotif

01 Januari 2024 16:26 | Oleh Tim DKYLB 01

DKYLB.com (01/01/24) - Bekasi yang dikenal dengan berbagai Kawasan Industri terutama di daerah Cikarang, merupakan daerah yang paling diminati oleh investor saat ini. Tidak terbatas pada industri otomotif namun juga sangat diminati oleh investor dari sektor perumahan.

Kabupaten Bekasi menjadi daerah dengan kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara. Terdapat sedikitnya 11 kawasan industri besar dengan lebih dari 7.000 pabrik.

Pertumbuhan industri ini membuat Kabupaten Bekasi menjadi daerah dengan sumbangan investasi tertinggi di Jawa Barat. Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi mencatat, dalam kurun Januari-September 2023, angka investasi telah menembus Rp41,58 miliar.

“Hingga kini, Kabupaten Bekasi masih menjadi daerah dengan angka investasi tertinggi di Jawa Barat. Ini disumbang dari kawasan industri yang makin tumbuh. Angka ini masih terus bergerak,” ucap Kepala DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Suhup.

Dari jumlah tersebut, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menjadi penyumbang angka investasi tertinggi dengan Rp6,9 triliun. Sedangkan industri otomotif menjadi penyumbang tertinggi kedua dengan Rp6,5 triliun.

Baca Juga: Tanggung Jawab Industri Ban Harus Terwujud karena banyak Limbah Ban Dibuang ke Dasar Laut

“Pertumbuhan di sektor perumahan dan kawasan industri ini masih menjadi yang tertinggi karena memang pertumbuhannya terus meningkat. Angka investasi ini didapat baik dari investasi dalam negeri maupun luar negeri,” kata dia.

Salah satu kawasan industri terbesar di Kabupaten Bekasi, Lippo Cikarang, turut mengeklaim pertumbuhan investasi. Dari data perusahaan, perusahaan properti ini mencatatkan prapenjualan sebesar Rp941 miliar hingga September 2023.

Mereka mengeklaim angka itu telah mencapai 68,5 persen dari target keseluruhan di akhir tahun nanti sebesar Rp1,3 triliun.

“Dilaporkan, pencapaian pra-penjualan pada 9M23 tersebut didorong oleh permintaan yang kuat untuk proyek-proyek residensial, terutama Waterfront Estates, Newville dan Cendana Spark, serta minat yang tinggi untuk lahan industri,” kata Head of Corporate Communication Lippo Cikarang, Jeffrey Rawis.

Baca Juga: Tahun 2024 Industri Butuh 20,21 Juta Pekerja, Kemenperin Dorong SDM Penuhi SKKNI dan KKNI

Menurut dia, penjualan proyek residensial mencapai 54,6 persen. Sedangkan penjualan lahan untuk kawasan industri sebesar 26,7 persen. Sisanya sebanyak 18,6 persen berasal dari penjualan ruko-ruko dan lahan komersial.

Pada periode yang sama, kata Jeffrey, perseroan mencatat total pendapatan sebesar Rp800,62 miliar, terutama berasal dari serah terima persediaan proyek perumahan dan industri serta pendapatan non-properti.

Selanjutnya, EBITDA Perseroan yang dilaporkan sebesar Rp215,7 miliar atau berada di angka 27 persen dari pendapatan juga membaik dari angka 26 persen di semester pertama.

“Selama kuartal tiga tahun 2023, perseroan telah berhasil melakukan pra-penjualan sesuai dengan target yang ditetapkan walaupun menghadapi banyak tantangan di sektor properti, seperti suku bunga acuan yang meningkat dan tekanan inflasi. Dalam menghadapi tahun 2023, kami yakin akan tetap mempertahankan momentum pertumbuhan dengan strategi bauran produk yang tepat,” kata dia.***


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh