X

TANGERANG Remaja Muhamad Fahri Tenggelam di Sungai Cimanceri Tangerang Ditemukan Tewas Setelah Hilang 3 Hari

12 Desember 2023 07:00 | Oleh TB Setyawan

DKYLB.COM (12/12/2023) – Muhamad Fahri (13), ditemukan meninggal dunia usai dilaporkan hilang tenggelam selama tiga hari di aliran Sungai Cimanceri Kabupaten Tangerang. 

Jasad Muhamad Fahri sempat terseret arus sejauh 1 kilometer dan ditemukan tim gabungan SAR setempat.

Jasad Muhamad Fahri ditemukan dalam keadaan terapung di permukaan air oleh Tim SAR yang melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di Kali Cmanceri.

"Jasad korban ditemukan kurang lebih pada radius 1 Km dari lokasi kejadian," ujar Kepala Basarnas Jakarta Fazzli di Tangerang, Senin (11/12/2023).

Baca Juga: Videonya Sempat Viral, Polisi Tangkap Pria Banting Balita Sampai Leher Patah di Jaktim

Menurut Fazzli, kejadian bermula saat korban bersama temannya bernama Mohammad Rizki, ingin menyeberang Sungai.

Ketika korban korban sedang menyebrang dengan cara berenang, Rizki masih menunggu di tepian sungai.

Mendadak, tubuh korban terseret arus sungai dan tenggelam.

Melihat hal tersebut Rizki panik, apalagi ketika dilihatnya tubuh temannya itu tidak muncul lagi ke permukaan sungai.

Menurut Fazzli, Rizki kemudian berlari mencari pertolongan kepada warga sekitar yang langsung menghubungi Polsek Pasar Kemis, dan berkordinasi dengan Damkar Pasar Kemis untuk melakukan pencarian.

Seorang saksi warga setempat, Masudin, yang ikut melakukan penyelaman ke kedalaman kurang lebih 2,5 meter ke dalam sungai di titik korban jatuh sempat mengaku memegang tangan korban, namun karena kaget, tangan korban terlepas kembali.

Baca Juga: Pemakaman Napi Korupsi Mantan Wali Kota Batu di Taman Makam Pahlawan Jadi Sorotan KPK

Menurut Masudin, penyelaman kemudian dilakukan kembali oleh tim Basarnas di area tersebut selama 20 menit, tapi hasilnya nihil.

Akhirnya, tiga hari kemudian, jasad ditemukan terseret sejauh 1 kilometer dari lokasi tenggelam dan mengambang di dalam air.

Setelah ditemukan, jazad diserahkan kepada keluarga untuk kemudian dimakamkan. (*)