X

DAERAH Sejumlah Wilayah di Sukabumi Dilanda Bencana Hidrometeorologi: Banjir, Pohon Tumbang dan Tanah longsor

27 November 2023 05:22 | Oleh TB Setyawan

DKYLB.COM (27/11/2023) –  Hujan deras yang mulai mengguyur sejumlah wilayah di tanah air menimbulkan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah di Sukabumi, Jawa Barat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan sejumlah kecamatan di daerah itu dilanda bencana seperti banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor pada Minggu (26/11/2023).

"Hingga Minggu malam kami masih melakukan pendataan terkait kejadian bencana yang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Sukabumi," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Firtria di Sukabumi, Minggu (26/11/2023).

Sandra Firtria menjelaskan, kejadian bencana yang dihimpun dari pihak BPBD Kabupaten Sukabumi tersebut berupa pohon tumbang yang terjadi di Kampung Sungapan, RT-26/06 dan Kampung Panyindangan, RT-29/06, Desa Padabeunghar, Jampangtengah menyebabkan dua rumah rusak ringan akibat tertimpa batang pohon.

Di Kampung Pakuwon, RT-07/01, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng pohon angsana berdiamater 50 cm dan tinggi 15 meter tumbang.

Walaupun tidak ada bangunan yang terdampak, namun akibat kejadian tersebut akses jalan warga tertutup, tetapi saat ini sudah normal setelah petugas gabungan mengevakuasi batang pohon yang melintang di tengah jalan.

Baca Juga: Kerusuhan Bitung 7 Terduga Pelaku Ditangkap, Kapolda Sulut: Kondisi Aman dan Terkendali

Sebuah rumah yang dihuni tiga jiwa di Kampung Pojokkidul, RT- 19/05, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas juga mengalami rusak pada bagian atapnya akibat tertimpa batang pohon yang tumbang disebabkan angin kencang.

Sementara itu bencana tanah longsor terjadi di Kampung Cijolang Bojongduren, RT- 14 RW-06, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh di mana tebing tanah setinggi tiga meter dengan panjang dua meter longsor dan menutup jalan setapak.

Sedangkan bencana banjir di Kampung Cisarandi Perumahan Griya Indah Parakansalak, RT- 001/01, Desa Lebaksari, Kecamatan Parakanslak yang disebabkan saluran air tidak berfungsi mengakibatkan tembok penahan air jebol sehingga satu rumah terendam air setinggi kurang lebih 20 cm.

Bencana longsor juga terjadi pada tiga titik di Desa Sukakersa, Kacamatan Parakansalak, tepatnya di Kampung Cipayung yaitu longsor mengikis jalan desa, kemudian di Kampung Ciherang, RT- 023/08 longsor mengancam satu rumah warga yang dihuni lima jiwa dan di Kampung Pojok, RT- 025/08 longsor menggerus kamar mandi dan dapur rumah warga.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi hari Ini, Semburkan Abu Vulkanik 450 Meter

Tidak jauh dari lokasi itu longsor tebing tanah dengan panjang 12 meter, lebar dua meter dan tinggi 10 meter tepatnya di Kampung Legoknangka, RT-04/03, Desa/Kecamatan Parakansalak menutup akses jalan warga sehingga tidak bisa dilalui berbagai kendaraan dan hingga kini petugas gabungan masih berupaya mengevakuasi tanah yang menutup jalan tersebut.

Meskipun demikian Sandra Firtria mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima informasi adanya korban jiwa atau luka.

Sedangkan untuk kerugian dan jumlah rumah maupun fasilitas umum yang terdampak masih dalam pendataan. (*)