X

DAERAH Pendaki Magelang yang Hilang di Gunung Slamet Masih Dicari Tanpa Hasil

11 Januari 2026 21:17 | Oleh Tim DKYLB 01

Sejak 27 Desember 2025, seorang pendaki asal Kota Magelang bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) dilaporkan hilang saat melakukan pendakian Gunung Slamet via jalur Dipajaya bersama seorang rekannya. 


Rekan satu pendakian bernama Himawan Choidar Bahran berhasil ditemukan dalam kondisi lemas oleh tim SAR di Pos 5, namun hingga kini ia belum memberikan keterangan yang stabil mengenai peristiwa yang terjadi. 


Operasi pencarian resmi dihentikan oleh tim SAR setelah hampir lebih dari seminggu tanpa jejak jelas, meskipun keluarga dan relawan masih berharap dan melakukan pencarian mandiri di Gunung Slamet. 


Cuaca berkabut dan medan yang sulit di puncak Slamet disebut sebagai salah satu kendala utama yang membuat tim SAR kesulitan menemukan keberadaan Syafiq. 


Keluarga dan komunitas pendaki di Magelang menggelar doa dan penggalangan dukungan sambil menunggu perkembangan berikutnya, sementara cerita hilangnya Syafiq menarik perhatian publik luas di media sosial.  


Tim SAR menyebut keterbatasan waktu pencarian mengikuti standar operasi yang mempertimbangkan keselamatan personel di lapangan.


Jalur Dipajaya yang dilalui korban dikenal minim rambu, jarang dilalui pendaki, dan memiliki vegetasi lebat yang menyulitkan pelacakan.


Perbedaan keterangan dari rekan pendaki menjadi perhatian publik karena dianggap belum mampu memberi gambaran kronologi yang utuh.


Psikolog menyatakan kondisi trauma dan kelelahan ekstrem dapat memengaruhi daya ingat seseorang yang selamat dari situasi darurat di alam terbuka.


Pihak kepolisian masih membuka kemungkinan pengumpulan keterangan tambahan jika kondisi saksi dinilai telah pulih.


Komunitas pendaki mengingatkan pentingnya pelaporan rencana pendakian dan penggunaan perangkat navigasi dasar untuk meminimalkan risiko hilang.


Kasus ini kembali menegaskan tingginya risiko pendakian gunung berapi aktif dengan medan tertutup dan cuaca tidak menentu.



Publik terus mengikuti perkembangan kasus ini meskipun pencarian resmi telah dinyatakan berakhir.


(Nezya Zulfi Dini Rivaulin)

Sumber Foto: TribunJogja


Konten diolah melalui BBC News Indonesia, Magelang Ekspres, dan Berisatu.com