X

DAERAH PRAJA IPDN DIKERAHKAN UNTUK PEMULIHAN PASCABENCANA BANJIR DISUMATERA.

11 Januari 2026 12:05 | Oleh Tim DKYLB 01

DKYLB.com (Minggu, 11/01/2026)

Dengan semangat gotong royng para Praja membersihkan lumpur yang masih mengenangi ruangan-ruangan kantor. Sebanyak 1.138 Praja IPDN dikirim secara bertahap ke Aceh Tamiang untuk membantu membersihkan kantor-kantor pemerintahan yang terdampak banjir.

Tidak hanya di Aceh Taminag saja Praja IPDN juga dikerahkan disejumlah tempat yang yang terdampak pascabencana banjir, tetapi juga diprovinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Para praja ini ditugaskan untuk membersihkan lumpur yang menggenangi kantor-kantor pemerintahan daerah dan fasilitas pelayanan publik, dengan tujuan mempercepat pemulihan layanan masyarakat di daerah terdampak. Pemberangkatan ribuan praja tersebut dilakukan secara bertahap. 

para praja IPDN terlihat aktif membantu proses pembersihan lingkungan, fasilitas umum, serta rumah-rumah warga yang terdampak lumpur dan sisa material banjir. Dengan mengenakan seragam lapangan, mereka bekerja bersama aparat pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan kemanusiaan. Aktivitas ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mencakup pendataan warga terdampak serta penyaluran bantuan logistik agar tepat sasaran.

Bagi masyarakat setempat, kehadiran praja IPDN memberikan dukungan moral sekaligus tenaga tambahan di tengah keterbatasan sumber daya pascabencana. Interaksi langsung antara praja dan warga mencerminkan praktik nyata nilai pengabdian dan kepemimpinan yang selama ini dipelajari di lingkungan pendidikan kepamongprajaan. Situasi darurat tersebut menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi praja untuk memahami persoalan sosial dan kemanusiaan secara langsung.

(GINNA ROUDLOTUL JANNAH)

https://www.instagram.com/reel/DTHwuHCFCQU/?utm_source=ig_web_copy_link


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh