DAERAH Mahasiswa KKN FIKOM Universitas Pancasila Wujudkan Kepedulian Lingkungan Lewat Ecobrik
Mahasiswa KKN Wujudkan Edukasi dan Aksi Nyata Peduli Lingkungan Lewat
Program Ecocycle dan Ecoprint di Desa Gunung Bunder 2
Desa Gunung Bunder 2, Kab. Bogor — Juli 2025
Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 dari Universitas Pancasila Fakultas Ilmu
Komunikasi melaksanakan serangkaian kegiatan bertema lingkungan di Desa Gunung Bunder 2 sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini mengusung konsep ecocycle, yaitu gaya hidup berkelanjutan melalui pemilahan dan pengelolaan sampah, serta ecoprint sebagai seni ramah lingkungan. Tiga program utama berhasil dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari ibu-ibu PKK, remaja desa, hingga anak-anak.
Program pertama bertajuk “Sosialisasi Ecocycle” ditujukan kepada ibu-ibu PKK dan remaja desa. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya memilah sampah organik dan anorganik serta cara mengolahnya menjadi barang yang berguna seperti kompos dan kerajinan tangan. Antusiasme tinggi terlihat dari semangat peserta yang mulai
membentuk kelompok kerja lingkungan dan berencana mengadakan kegiatan serupa secara mandiri ke depannya.
Selanjutnya, tim KKN Kelompok 7 juga menginisiasi program "Pengadaan Tempat Sampah Umum" sebagai langkah nyata dari sosialisasi ecocycle. Sebanyak 10 Tempat sampah untuk 5 titik strategis di sepanjang jalan utama desa dipasangi tempat sampah ganda untuk sampah
organik dan anorganik. Dengan dukungan perangkat desa, fasilitas ini hadir untuk mendorong kebiasaan membuang sampah secara benar serta sebagai fondasi penerapan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan di desa. Sebagai pelengkap edukasi lingkungan untuk usia dini, tim KKN Kelompok 7 juga
menyelenggarakan “Sosialisasi Ecocycle dan Ecoprint untuk Anak-anak Desa”. Kegiatan ini dikemas secara kreatif dengan ice breaking, dongeng interaktif, hingga praktik membuat
ecoprint dari daun dan bunga. Anak-anak sangat antusias dan menunjukkan semangat tinggi dalam memahami konsep menjaga lingkungan sambil berkarya secara kreatif dan menyenangkan.
Ketiga program ini membuktikan bahwa sinergi antara edukasi dan aksi nyata dapat
mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap isu lingkungan. "Kami berharap
semangat peduli lingkungan ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari gaya hidup warga desa, bahkan setelah masa KKN kami selesai," ujar Elrio sebagai Ketua KKN Kelompok 7. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat,
serta diharapkan dapat menjadi model pengabdian berkelanjutan di desa lainnya

