DAERAH Jateng Gandeng 40 Kampus, Sediakan Beasiswa Kuliah untuk Santri
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan komitmennya
dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi kalangan santri. Melalui program
beasiswa santri, Pemprov Jateng bekerja sama dengan lebih dari 40 perguruan
tinggi negeri dan swasta di wilayah tersebut untuk menyediakan bantuan
pendidikan secara menyeluruh.
Program ini ditujukan bagi para santri lulusan pondok
pesantren yang ingin melanjutkan kuliah, namun terkendala biaya. Gubernur Jawa
Tengah menegaskan bahwa pendidikan adalah hak seluruh rakyat Indonesia,
termasuk santri yang selama ini turut berkontribusi dalam pendidikan karakter
dan keagamaan.
"Santri harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk
meraih pendidikan tinggi dan menjadi bagian dari pembangunan bangsa," ujar
perwakilan Dinas Pendidikan Jateng dalam konferensi pers.
Beasiswa ini mencakup pembebasan uang kuliah, bantuan biaya
hidup, serta bimbingan akademik secara berkala. Beberapa kampus yang terlibat
antara lain Universitas Negeri Semarang, Universitas Muhammadiyah Surakarta,
IAIN Salatiga, dan Universitas Jenderal Soedirman.
Selain bertujuan meningkatkan kualitas SDM di pesantren,
program ini juga menjadi jembatan integrasi antara pendidikan agama dan ilmu
pengetahuan umum. Pemprov Jateng berharap program ini mendorong munculnya
generasi santri yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjadi pemimpin masa
depan.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem terintegrasi Dinas Pendidikan dan Kanwil Kemenag. Proses seleksi dilakukan ketat dengan memperhatikan nilai akademik, prestasi, dan surat rekomendasi dari pondok pesantren asal.

