X

BOGOR 3 Titik Macet di Jalur Puncak Bogor, Rudy Susmanto Bakal Segera Benahi: Tidak Tunggu Pusat

07 Januari 2026 22:38 | Oleh Tim DKYLB 01

  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berinisiatif melakukan penataan di sejumlah titik kemacetan di Jalan Raya Puncak, meskipun jalur tersebut berstatus sebagai jalan nasional. Langkah ini diambil lantaran beberapa simpang di kawasan Puncak kerap menjadi titik bottleneck yang menimbulkan antrean panjang kendaraan, terutama saat volume lalu lintas meningkat. Tiga titik utama yang menjadi perhatian adalah Simpang Pasar Cisarua, Simpang Megamendung, dan Simpang Pasir Muncang. Ketiga simpang tersebut dinilai memiliki karakteristik lalu lintas yang kompleks sehingga sering memicu kemacetan parah. Di Simpang Pasar Cisarua, kemacetan terjadi karena simpang ini merupakan simpang empat yang sangat padat. Berdasarkan pantauan pada Selasa (6/1/2026) sore, antrean kendaraan mengular dari dua arah, baik dari Puncak menuju bawah maupun sebaliknya. Selain menjadi jalur utama, kawasan ini juga diapit oleh akses menuju pasar, pemukiman warga, serta area wisata dan kuliner. Aktivitas masyarakat yang menyeberang jalan untuk berbelanja di pasar turut memperlambat arus kendaraan, terutama saat kunjungan wisatawan sedang tinggi.

Sementara itu, Simpang Megamendung memiliki bentuk simpang tiga yang mempertemukan Jalan Raya Puncak dengan Jalan Pusdik. Arus keluar masuk kendaraan dari Jalan Pusdik terbilang tinggi karena mengarah ke pemukiman, vila, dan sejumlah destinasi wisata. Kendaraan yang menyeberang maupun berbelok memaksa pengendara di Jalan Raya Puncak untuk berhenti dan menunggu, sehingga antrean kendaraan sulit dihindari. Pada hari yang sama, kemacetan di kawasan ini terpantau mengular hingga beberapa kilometer, khususnya dari arah Puncak menuju kawasan bawah. Adapun Simpang Pasir Muncang merupakan titik pertemuan Jalan Raya Puncak dengan jalur alternatif Jalan Cikopo Selatan. Jalur ini cukup ramai dilintasi wisatawan karena selain menjadi alternatif, di sepanjang ruas jalannya juga terdapat berbagai objek wisata. Tingginya volume kendaraan yang keluar masuk dari Jalan Cikopo Selatan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di kedua arah. Pada Selasa sore, antrean kendaraan dari arah Puncak bahkan mengular hingga ke Turunan Selarong.

  Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan penataan kawasan Puncak akan dilakukan secara menyeluruh mulai tahun ini. Ia mengatakan kajian penataan telah disusun sejak 2025 bersama Polres Bogor dan instansi terkait. Design Engineering Design (DED) pun telah siap sehingga pelaksanaan bisa segera dilakukan dengan menggunakan APBD Kabupaten Bogor. “Walaupun jalannya berstatus jalan nasional, kami tidak menunggu pihak lain. Ini bentuk kolaborasi, siapa yang bisa merealisasikan lebih dulu, maka itu yang kami lakukan,” tegas Rudy. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat serta wisatawan di kawasan Puncak Bogor.

Sumber

Tribun Bogor

Faishal Zhafran