X

BOGOR Pemkab Bogor Targetkan Flyover Bomang Rampung 2027 untuk Atasi Kemacetan

10 Desember 2025 17:30 | Oleh Tim DKYLB 01

TIMETODAY.ID, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan flyover Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) selesai pada 2027. Proyek infrastruktur strategis ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan sekaligus mengurai kemacetan yang kerap terjadi di koridor penghubung wilayah selatan Kabupaten Bogor tersebut.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, pihaknya berkomitmen melanjutkan program kepala daerah sebelumnya dengan menyelesaikan pembangunan flyover sesuai tahapan yang telah direncanakan.

“Kami melanjutkan pembangunan beberapa kepala daerah sebelum kami, yaitu Jalan Bojong Gede Kemang,” ujar Rudy kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

Menurut Rudy, kehadiran flyover ini akan memberikan efisiensi waktu perjalanan yang cukup drastis bagi masyarakat. Perjalanan dari Ciputat menuju Tegar Beriman yang sebelumnya memakan waktu lebih lama, ditargetkan dapat ditempuh hanya dalam 30 menit. Sementara itu, perjalanan dari Parung ke Tegar Beriman diperkirakan cukup memerlukan waktu 10 menit saja.

“Kami mentargetkan dari Ciputat ke Tegar Beriman cukup 30 menit, dari Parung ke Tegar Beriman cukup 10 menit. Tahapan akan tuntas di tahun 2027,” tegas Rudy.

Ia menjelaskan, pembangunan flyover Bomang ini bukan merupakan gagasan baru, melainkan kelanjutan dari konsep yang telah dirancang pada periode kepemimpinan sebelumnya. Pemerintahan saat ini berperan melanjutkan dan merealisasikan rencana tersebut hingga tuntas.

Rudy merinci tahapan pembangunan yang akan dilaksanakan secara bertahap selama tiga tahun ke depan. Pada 2025, Pemkab Bogor akan memulai tahap pertama dengan target menyelesaikan dua ruas jalan pada akhir tahun ini.

“Tahun 2025 tahap pertama kami melanjutkan, ini sama ide dan gagasannya bukan dari kami. Kami hanya melanjutkan. Maka dua ruas jalan insya Allah tuntas terbangun di bulan Desember 2025,” jelas Rudy.

Memasuki tahun 2026, pembangunan akan difokuskan pada konstruksi satu jembatan sebagai bagian dari rangkaian proyek tersebut. Barulah pada 2027, seluruh pembangunan flyover ditargetkan rampung dan terhubung secara penuh.

“Tahun 2026 satu jembatan terbangun. Tahun 2027, Jalan Bojong Gede Kemang akan terhubung flyover dari Jalan Bomang ke Jalan Tegar Beriman,” papar Bupati asal Partai Gerindra itu.

Lebih jauh, Rudy menilai keberadaan flyover ini tidak sekadar mengatasi persoalan kemacetan, tetapi juga akan memberikan dampak luas bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Bogor. Aksesibilitas yang lebih lancar diharapkan dapat mengubah dinamika sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.

“Sehingga akses masyarakat dapat lebih mudah, aksesibilitas lebih lancar, kultur masyarakat berubah, ekonomi semakin meningkat,” ujarnya.

Namun demikian, Rudy mengakui bahwa kesuksesan proyek infrastruktur skala besar ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, swasta, maupun masyarakat dapat berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan flyover Bomang.

“Tentunya kami butuh dukungan dari semua pihak,” pungkas Rudy.

BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Tidak hanya terfokus di Cibinong sebagai pusat pemerintahan, percepatan pembangunan kini menyasar kawasan Bogor Barat, Timur, Selatan, hingga Utara, termasuk peningkatan konektivitas antarwilayah untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan merata dan terintegrasi. Salah satu program strategis yang dipersiapkan adalah pembangunan Jalan Tawasul di wilayah selatan yang direncanakan mulai dikerjakan pada 2026.

“Jalan Tawasul atau jalur Telaga Warna Sentul ini akan menjadi alternatif jalur menuju Puncak, melengkapi Jalan Puncak yang saat ini menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Ini penting untuk membuka akses baru dan mengurai kepadatan,” ujar Rudy.

Bupati Rudy menuturkan, pembangunan beberapa ruas jalan Kabupaten Bogor dilakukan melalui skema kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan pelaku dunia usaha, khususnya di kawasan selatan. Penataan awal akan dimulai di wilayah Ciawi, Gadog dan Pasir Muncang, dengan dukungan aktif berbagai pihak.

“Para pelaku usaha, termasuk sektor pariwisata, sangat mendorong percepatan pembangunan ini. Bahkan, ada yang menawarkan skema patungan tanpa menggunakan APBD, sehingga proses bisa berjalan lebih cepat,” jelasnya.

Ruas Pasir Muncang–Gadog–Rainbow Hills juga akan ditata, termasuk pelebaran akses dan perbaikan jembatan Gadog yang akan tersambung langsung ke koridor Tawasul hingga Sentul, Megamendung, dan Cisarua. Proyek ini diperkirakan dapat dimulai tahun depan karena tidak memerlukan proses pembebasan lahan.

(Bulan Syafitri Kusuma)

Sumber:

timetoday.id

kobrapostonline.com


Fadli Zon minta Ahmad Dhani Stem Piano Memeriahkan Hari Musik

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari musik tradisional hingga musik kontemporer yang terus berkembang seiring dengan penguatan ekosistem industri musik nasional, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara musisi, seniman, budayawan, dan pemerintah.

10 Maret 2026 15:59 | tokoh