X

TERKINI Kisah Tumbler Hilang di KRL Berakhir Damai; PT KAI Tegaskan Petugas Tidak Dipecat

03 Januari 2026 20:36 | Oleh Tim DKYLB 01


Jakarta — Sebuah insiden yang semula tampak sederhana, yaitu hilangnya tumbler milik penumpang di KRL Commuter Line, berkembang menjadi salah satu topik hangat di media sosial dan media berita pada akhir November 2025. Kasus ini menarik perhatian publik setelah unggahan seorang penumpang mengenai kehilangan barangnya menjadi viral di platform media sosial. 

Peristiwa bermula ketika seorang pengguna KRL bernama Anita Dewi melaporkan bahwa tumbler merk populer yang ditinggalkan di dalam cooler bag saat perjalanan dari Stasiun Tanah Abang menuju Rangkasbitung hilang setelah tasnya ditemukan kembali oleh petugas stasiun. Unggahan tersebut sempat menimbulkan anggapan bahwa petugas Passenger Service Officer terlibat dalam insiden kehilangan tersebut, dan sejumlah warganet menduga petugas tersebut dipecat.

Menanggapi isu ini, pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Commuter menegaskan bahwa petugas yang disebutkan bukan dipecat, melainkan hanya dilepas dari dinas sementara waktu sebagai bagian dari proses klarifikasi dan perlindungan terhadap pegawai. Vice President Corporate Communications KAI menyampaikan bahwa sejak awal tindakan ini dilakukan untuk memastikan standar operasional prosedur (SOP) dipatuhi dan tidak ada salah pengertian yang berkembang menjadi kesimpulan keliru. 

Lebih lanjut, pihak KAI juga melakukan mediasecara kekeluargaan antara pemilik tumbler dan petugas yang bersangkutan di kantor KAI Wisata Stasiun Gondangdia, Jakarta. Dalam mediasi tersebut, Anita dan petugas bernama Argi Budiansyah saling menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi dan bersepakat menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan polemik lanjutan.

Kejadian ini menjadi sorotan publik bukan semata karena nilai barang yang hilang, tetapi juga karena isu tanggapan masyarakat di era media sosial dan dampaknya terhadap reputasi serta karier seorang individu maupun lembaga. Viralnya kasus tumbler ini memicu perdebatan mengenai tanggung jawab pengguna dan pihak layanan transportasi dalam menangani barang tertinggal di moda angkutan umum.

Pihak PT KAI mengimbau seluruh pengguna jasa untuk lebih teliti memeriksa barang bawaan sebelum meninggalkan kereta atau stasiun dan memanfaatkan layanan Lost and Found yang tersedia apabila terjadi kejadian serupa di masa mendatang. 


Sumber: