X

TERKINI BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Waspada Kondisi Hujan Lebat dan Angin Kencang

03 Januari 2026 20:31 | Oleh Tim DKYLB 01


Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia menjelang pergantian tahun dan awal 2026. Warga di sejumlah daerah di Pulau Jawa, Bali, Aceh, dan Kalimantan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir. BMKG mencatat kondisi atmosfer yang dinamis masih berlangsung seiring transisi musim dan fenomena cuaca regional yang aktif. 

Peringatan ini mencakup wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Aceh, dan Kalimantan Barat, di mana potensi hujan lebat diperkirakan dapat terjadi bergantian sepanjang sore hingga malam hari. Cuaca ekstrem seperti ini juga berpeluang menimbulkan genangan air, angin kencang, dan potensi banjir lokal di pemukiman dataran rendah serta gangguan aktivitas transportasi. 

Selain peringatan cuaca hujan, beberapa daerah wisata, termasuk DI Yogyakarta, juga diimbau berhati-hati terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu pada masa libur akhir tahun ini. Wisatawan dan pelaku usaha pariwisata di kawasan tersebut diminta memantau prakiraan cuaca serta memperhatikan imbauan lokal untuk mengurangi risiko gangguan akibat hujan deras dan angin kuat. 

Peringatan aksi nyata terhadap cuaca ekstrem juga terlihat di Bali, di mana otoritas setempat memperingatkan kemungkinan banjir dan gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas wisata serta pelayaran di kawasan pesisir, sehingga pelaku pariwisata dan masyarakat diimbau menyesuaikan rencana perjalanan mereka. 

Secara lebih luas, fenomena perubahan cuaca ekstrem di Indonesia juga terkait dengan ancaman dampak jangka panjang perubahan iklim, yang memperbesar frekuensi dan intensitas kejadian seperti hujan ekstrem, banjir, dan longsor. Ahli meteorologi menyatakan bahwa masyarakat perlu menerapkan langkah pencegahan yang konsisten serta mengikuti informasi cuaca dari BMKG untuk mengurangi risiko dari cuaca ekstrem. 


Sumber: Netralnews, BMKG