PEMILU DAN PILPRES Sekjen PDIP Ungkap Bakal Ada Menteri Digital dan KTP Sakti Jika Ganjar-Mahfud Menang Pilpres 2024
DKYLB.COM (12/12/2023) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebutkan nantinya bakal ada menteri digital.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan hal itu apabila capres-cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md menjadi presiden dan wakil presiden terpilih pada Pilpres 2024.
Sebelumnya, dalam konsolidasi tersebut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga menyampaikan program Ganjar-Mahfud berupa KTP Sakti atau Satu Kartu Terpadu Indonesia apabila menjadi presiden terpilih.
KTP Sakti itu menurut hasto merupakan penggabungan satu data untuk bisa dipakai ke semua akses bantuan sosial dari pemerintah, semisal Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
"Berarti ada government technology yang akan mengintegrasikan agar pelayanan rakyat itu tunggal," jelas Hasto saat melakukan konsolidasi di kantor DPC PDIP Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/12/2023).
Baca Juga: Ogah Ketinggalan PDIP, Ketua Nasdem Surya Paloh Juga Mulai Kritik Tajam Jokowi
Untuk mewujudkan program ini, kata dia, perlu dibentuk organisasi baru yang dijabat menteri digital yang bakal mengawal segala hal yang berkaitan dengan program tersebut.
Menurut Hasto, untuk sekarang banyak yang masih terpisah seperti ada Kementerian Keuangan sendiri namun kalau mau mencari kredit maka harus ke Kementerian Koperasi.
Program Ganjar Pranowo, kata Hasto, menyatukan semua itu dengan kebijakan satu data, “sehingga akan ada Menteri Digital."
Untuk bisa mewujudkan program KTP Sakti milik Ganjar-Mahfud, kata Hasto, PDIP mempunyai Abdullah Azwar Anas yang saat ini menjabat MenPAN-RB dan disebut sudah belajar ke berbagai tokoh terkait guna menyatukan data agar memudahkan rakyat mengakses layanan dari pemerintah.
Lebih lanjut Hasto menyebutkan capres Ganjar Pranowo sendiri juga telah turun ke lapangan, blusukan menemui rakyat dan mendengarkan semua aspirasi bahkan tidur di rumah-rumah rakyat untuk menangkap hal yang paling genuine sehingga lahir Program KTP Sakti. (*)

