X

TERKINI FIFA Matchday Indonesia vs Argentina, Fans Khawatir Messi Tak Ikut Bertanding. Ketum PSSI Sudah Antisipasi

31 Mei 2023 23:39 | Oleh Zet Nayzuko

DKYLB.COM (31/5/2023) – Indonesia bakal menorehkan sejarah di bidang sepakbola jika ajang FiFA Matchday 2023 yang mempertemukan timnas Indonesia dan Argentina jadi digelar.

Sebagai informasi laga antara timnas Indonesia vs Argentina akan digelar pada 19 Juni 2023, pukul 19.30 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Sosok yang paling dinantikan oleh penggemar sepakbola tanah air dalam laga tersebut adalah mega bintang Lionel Messi.

Mantan pemain Barcelona yang kini merumput di PSG ini masuk dalam daftar skuad di ajang FIFA Matchday 2023 yang secara resmi telah dirilis asosiasi sepakbola Argentina.

Meski masuk dalam skuad Argentina, namun fans La Pulga, julukan Lionel Messi masih belum yakin jika bintang pujaannya akan ikut bermain di laga tersebut.

Hal serupa pernah terjadi saat Malaysia mendatangkan Lionel Messi. Ia tetap hadir Malaysia tapi tidak ikut bermain di lapangan.

Begitu juga saat Argentina bermain di Singapura pada tahun 2017, Lionel Messi diketahui datang ke Negara itu tapi tidak terlihat ikut berlaga.

Kekhawatiran akan absennya Messi di Malaysia dan Singapura tersebut juga sempat diungkap oleh pengamat sepakbola Akmal Maharli dari Save Our Soccer.

Akmal menganggap salah satu hal yang menarik dari FIFA Matchday 2023 adalah keinginan langsung untuk melihat permainan Lionel Messi.

“Ini kan magnetnya Lionel Messi, kita masih ketar-ketir, Messi datang tetapi tidak main, karena lapangan stadion tidak menjamin keselamatannya,” jelas Akmal.

Berkaca dari pengalaman di Malaysia dan Singapura, Indonesia selaku tuan rumah harus mempersiapkan fasilitas yang baik agar kejadian di kedua Negara tersebut tidak terulang.

Kekhawatiran itu sampai ke telinga Ketua PSSI, Erick Thohir.Ia menganggap kekhawatiran pecinta bola memang cukup beralasan. Meski begitu Erick Thohir menilai hal tersebut sudah diantisipasi.

Dalam konferensi pers yang dilakukan beberapa hari lalu, Erick Thohir memastikan bahwa perwakilan asosiasi sepakbola Argentina sudah meninjau langsung SUGBK.

“Ini kan mereka sudah kunjungi Stadion Gelora Bung Karno, sudah dilihat, dan hasilnya mereka bilang perfecto, sempurna,” ujarnya.

Selain memastikan kualitas lapangan SUGBK yang sudah bertaraf internasional, Erick Thohir juga menegaskan bahwa FIFA Matchday adalah langkah awal kemajuan sepakbola nasional.

“Jangan sampai Gelora Bung Karno ini tidak didatangi tim-tim besar kedepan, ini baru langkah awal Argentina,” tambahnya

[Slamet Supriyadi]


Ekonomi Digital Indonesia 2025: Grab Jadi Mesin Pertumbuhan dan Bantalan Sosial

Ekonomi digital Indonesia tahun 2025 menunjukkan peran strategis platform digital seperti Grab sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus bantalan sosial masyarakat. Berdasarkan pemberitaan suara.com, sektor ini berkontribusi signifikan terhadap PDB dan mendukung jutaan mitra serta UMKM.

05 Januari 2026 07:35 | dunia-kerja

Presiden Venezuela Ditangkap, Krisis Politik Memuncak

Penangkapan Presiden Venezuela mengejutkan publik nasional dan internasional, sekaligus menandai babak baru krisis politik yang telah lama membelit negara tersebut. Aparat keamanan disebut menahan kepala negara terkait dugaan pelanggaran hukum dan konflik kekuasaan yang belum terselesaikan. Langkah ini memicu gelombang protes dari pendukung presiden, sementara kelompok oposisi menilai penangkapan sebagai upaya penegakan hukum. Situasi keamanan di sejumlah kota dilaporkan meningkat, dengan pengerahan aparat untuk mencegah kerusuhan. Komunitas internasional pun bereaksi beragam, sebagian menyerukan dialog damai dan penghormatan terhadap konstitusi. Analis politik menilai penangkapan ini berpotensi memperdalam polarisasi, memperburuk kondisi ekonomi, serta menentukan arah masa depan demokrasi Venezuela dalam waktu dekat. Pemerintah sementara dan parlemen diperkirakan segera mengambil langkah darurat guna menjaga stabilitas nasional, politik negara.

04 Januari 2026 21:14 | terkini

PERAN 4 LEMBAGA NEGARA DALAM PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA SERTA IMPLIKASINNYA TERHADAP KEBEBASAN PERS DAN ETIKA JURNALISTIK

Peran Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi), Kejaksaan Agung (Kejaksaan Agung), dan Kepolisian Republik Indonesia (Kepolisian Republik Indonesia) menjadi sorotan dalam penegakan hukum. Penanganan kasus korupsi melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) menunjukkan kuatnya peran media dalam membentuk opini publik yang berlangsung di Indonesia.

04 Januari 2026 20:16 | hukum