X

TERKINI Protes Harga Anjlok, Peternak Sapi di Pasuruan Buang Susu, DPR Desak Perlindungan Industri Lokal

12 November 2024 07:54 | Oleh Tim DKYLB 01

 

DKYLB.com - (Selasa,12/11/2024) - Jakarta. Peternak sapi di Pasuruan, Jawa Timur, melakukan aksi protes dengan membuang susu hasil produksi mereka. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas rendahnya harga susu di pasaran, yang membuat banyak peternak mengalami kerugian besar. Mereka menilai bahwa pemerintah kurang mendukung industri peternakan lokal, terutama dalam menghadapi ketidakstabilan harga pasar.

Salah seorang peternak mengungkapkan bahwa biaya produksi jauh lebih tinggi dari harga jual, menyebabkan usaha peternakan sulit bertahan. Fenomena ini memicu simpati dari masyarakat serta sorotan media, terutama terhadap nasib peternak kecil yang menghadapi tekanan ekonomi. Aksi ini membuka pertanyaan mendalam, mengapa kesejahteraan peternak kecil masih terabaikan, meski sektor peternakan merupakan bagian penting dari ekonomi lokal?

Sektor peternakan lokal telah lama menghadapi tantangan berat akibat masuknya produk susu impor yang lebih murah. Kebijakan perdagangan yang kurang berpihak pada industri lokal semakin memperparah situasi. Pemerintah dianggap tidak cukup melindungi peternak kecil, bahkan terkesan membiarkan mereka berjuang sendiri melawan tekanan pasar. 

Baca Juga: Kecelakaan beruntun di tol cipularang KM 92, 16 kendaraan mengalami kecelakaan.

Saat ini, desakan kepada DPR dan pemerintah untuk segera meninjau kebijakan impor susu kembali muncul. Namun, apakah kebijakan yang akan diterapkan hanya sekedar solusi sementara, atau ada niat serius untuk melakukan reformasi struktural? Banyak pihak mengkhawatirkan bahwa upaya pemerintah mungkin hanya respons cepat tanpa solusi jangka panjang.

Selain kebijakan impor, sistem distribusi dan harga susu juga perlu ditata ulang agar peternak lokal bisa mendapatkan keuntungan yang adil. Tanpa perbaikan menyeluruh dalam rantai distribusi dan penentuan harga, subsidi atau insentif hanya menjadi solusi parsial.

Langkah Kementerian Pertanian untuk mengadakan dialog dengan peternak adalah awal yang baik, tetapi dialog tanpa tindakan konkret tidak akan berdampak. Dibutuhkan strategi jelas yang mampu memastikan keberlangsungan usaha peternak dan melindungi ekonomi pedesaan.

Baca Juga: Jaehyun NCT Pamit Wamil, Bagaimana Reaksi NCTzen?

Jika situasi ini dibiarkan berlarut, bukan hanya kesejahteraan peternak yang terancam, melainkan juga ketahanan pangan nasional. Peternakan lokal yang kuat merupakan salah satu fondasi dalam membangun sistem pangan yang mandiri.

Diharapkan ada langkah nyata yang lebih progresif dari pemerintah, baik dalam hal kebijakan perdagangan maupun proteksi bagi sektor peternakan lokal. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, hal ini juga akan memastikan keberlanjutan ekonomi pedesaan dan mengurangi ketergantungan pada impor.

(Eunike Helena)