X

TERKINI Harga Pangan Naik di 2025–2026 Tekan Daya Beli Masyarakat, Tekanan Inflasi dan Konsumsi Jadi Sorotan

14 Januari 2026 22:45 | Oleh Tim DKYLB 01

Jakarta, Jumat (09/01/2026)

Kenaikan harga bahan pokok di Indonesia sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 terus memengaruhi kondisi ekonomi rumah tangga, terutama pada kelompok berpenghasilan rendah dan menengah. Data terbaru menunjukkan bahwa inflasi tahunan di Indonesia pada akhir 2025 mencapai titik tertinggi sejak beberapa tahun terakhir, terutama dipengaruhi oleh lonjakan harga pangan dan beberapa komoditas penting lainnya.

Menurut laporan statistik resmi, indeks harga konsumen Indonesia (CPI) pada Desember 2025 menunjukkan kenaikan tahunan 2,92 persen, naik dari level bulan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya harga komoditas pangan, seperti bahan makanan pokok.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Sejumlah keluarga melaporkan bahwa pendapatan yang tidak bertambah signifikan justru harus dialokasikan lebih besar untuk kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan sayuran. Banyak rumah tangga kini harus merombak anggaran belanja mereka, mengurangi pembelian barang non-esensial, bahkan memilih bahan makanan dengan harga terjangkau untuk menekan pengeluaran.

Pemerintah telah berupaya melakukan berbagai langkah stabilisasi harga. Beberapa kunjungan menteri perdagangan ke pasar tradisional di berbagai daerah menunjukkan bahwa stok pangan utama relatif aman dan beberapa komoditas masih dijual di bawah harga acuan. Namun meskipun demikian, masyarakat tetap merasakan tekanan inflasi secara nyata pada pengeluaran rumah tangga.

Badan Pusat Statistik juga mencatat bahwa indeks harga di tingkat perdagangan besar meningkat pada tahun 2025, terutama pada produk pertanian seperti beras, cabai, dan minyak nabati. Kenaikan tersebut menjadi sinyal bahwa tekanan harga tidak hanya terjadi di pasar ritel tetapi juga pada rantai distribusi komoditas pangan.

Para ekonom menilai bahwa kenaikan harga pangan itu berpotensi memperlambat pertumbuhan daya beli bila tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan rumah tangga. Selain itu, fluktuasi harga pangan mendasar ini juga menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas inflasi di tengah target Bank Indonesia yang konservatif.

Hal menarik:

Statistik terbaru menunjukkan bahwa tekanan harga cenderung lebih kuat pada kelompok makanan yang sangat dibutuhkan masyarakat (volatile foods), ketimbang barang-barang lain seperti transportasi atau pendidikan. Hal ini membuat keluarga menengah bawah terpukul lebih cepat dan signifikan dalam perencanaan anggaran bulanan.

Diolah dari sumber Suara.com, Kompas.com, Republika.com dan Antaranews.com

(Elsa Adinda Putri)


Resmi! BTS Akan Gelar Konser Spektakuler di Jakarta Akhir Desember 2026

Grup idol K-Pop asal Korea Selatan, BTS, kembali menjadi sorotan setelah diumumkan akan menggelar konser di Jakarta pada 26–27 Desember 2026. Kabar ini langsung disambut antusias oleh para penggemar, khususnya ARMY Indonesia, mengingat konser tersebut menjadi bagian dari World Tour BTS setelah masa hiatus panjang. Kehadiran BTS di akhir tahun 2026 tidak hanya menjadi momen yang dinantikan penggemar, tetapi juga diprediksi menjadi salah satu konser musik terbesar yang pernah digelar di Indonesia.

14 Januari 2026 16:30 | hiburan

Kecelakaan Lalu Lintas di Cisalak Sebabkan Rambu Rusak

Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Cisalak dan mengakibatkan rambu lalu lintas rusak setelah tertabrak kendaraan. Insiden ini sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

14 Januari 2026 23:54 | terkini

Kebakaran Terjadi di Mall AEON Tanjung Barat, Pengunjung Sempat Panik

Insiden kebakaran dilaporkan terjadi di Mall AEON Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Asap sempat terlihat keluar dari salah satu area mall sehingga memicu kepanikan pengunjung. Petugas keamanan dan pemadam kebakaran segera melakukan penanganan untuk mengamankan situasi.

14 Januari 2026 23:47 | internet

Upaya Pengendalian Emisi Jadi Kunci Perbaikan Lingkungan Perkotaan

Upaya pengendalian emisi dinilai menjadi langkah penting dalam mengatasi polusi udara di perkotaan. Kebijakan pemerintah, pengawasan industri, serta peran aktif masyarakat saling berkaitan dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan publik.

14 Januari 2026 23:20 | terkini